Thursday, April 2, 2015

Masalah IP Conflict Internet Windows 7

Pernah mengalami IP Conflict pada saat berinternet? Padahal sebelumnya lancar jaya. Lumayan membingungkan bukan? What in the world happened to? Berikut ini +ArtaSantoso sharing info tips untuk troubleshoot IP Conflict:

Situasi-kondisinya begini...

Koneksi internet dengan IP otomatis (DHCP Enabled), jadi IP Address tentu saja sudah diatur oleh perangkat koneksi internetnya, tanpa perlu setting Manual IP Address. Tapi tiba-tiba dengan sikon itu, koneksi menjadi gagal lalu muncul windows message (notifikasi) bahwa terjadi "IP Address Conflict... Other computer use same IP... bla bla (inti pesannya begitu)".
Read more »

Labels: , , , ,

Tuesday, March 12, 2013

Install UMAX Astra 3600 Scanner on Windows 7

Long time no blogging...

here I come again, with good news...

Many in forums asking help about driver installation for scanner UMAX ASTRA 3600, an old series of scanner manufactured by UMAX that does not compatible with Windows 7 (yet no idea with Windows 8), as I did, I could not use it and became a trash one at my office. I have got another one, EPSON L200 PRINTER & SCANNER WITH PHOTOCOPIER, so I searched on the web trying to find out the true solution for this sh*t. Then I realize, why shouldn't I try harder?! Then... BANG!!! I've got it!!! I have made it works as on earlier version of Windows!

How could I get no awareness of the very easiest way to do it?! Haha! Guess in my mind went without eager to find out further deeper! Ok, let's cut the crap!!!
Read more »

Labels: , , , , , , , , ,

Saturday, December 15, 2012

Install Windows dengan USB Flash

Ada yang pakai software khusus, ah ribet... ternyata ada yang lebih gampang & praktis, tanpa perlu ngoprek software supaya bisa install (dalam hal ini OS MS Windows) via flashdisk, atau flash drive atau USB flash drive.

Pemakaiannya otomatis akan menghapus (format) isi flashdisk kita, oleh karenanya jangan lupa mem-backup-nya dulu. Ukuran flashdisk tentu saja disesuaikan dengan kapasitas OS yang akan diinstall.

Jadi, begini cara praktis install Windows dengan USB flashdrive :

1.  Masukkan/colokkan USB dongle nya
2.  Buka Command Prompt (ketik tombol di keyboard logo Windows + huruf "R") alias Win + R
3.  Langsung pada jendela Cmd itu, tanpa harus pindah-pindah direktori/folder lagi  (font berwarna
     merah adalah yang diketikkan) :
     ketik pertama:  diskpart
     lalu:  list disk
     lalu:  select disk      (# = nomor, pilih mana nomor urutan pilihan disk yang USB kita, sbg contoh: select disk 1)
     lalu:  clean
     lalu:  create partition primary
     lalu:  select partition 1   (nomor 1 pasti ya, tak usah diganti nomor lainnya)
     lalu:  active
     lalu:  format fs=fat32
     lalu:  assign
     lalu:  exit


4.   Sudah, tinggal copykan file-file instalasi ke USB flashdisk kita.
5.   Switch on PC (desktop/laptop) yang akan diinstall OS Windows, colokkan USB kita kesana.
6.   Masuk ke setting BIOS PC kita, pilih Boot pertama adalah lokasi USB flashdisk kita.

That's all folks!

Labels: , , , , , , ,

Tuesday, July 10, 2012

Resetter Epson L200

Resetter Epson L200 - 
Postingan ini merupakan postingan yang sama dengan yang ada di sini http://printer-epson.blogspot.com/2012/04/resetter-printer-epson-l200-dan-cara.html


Printer Epson L200 merupakan printer modif asli dari epson sama dengan pendahulunya yaitu epson L100. silakan download resetter epson L100. 


Resetter Epson L200 dan Cara Penggunaannya:
Resetter epson L200 ini dapat anda download di link ziddu berikut ini :
passwordnya: zian20

Resetter Epson L200 dan Cara Penggunaannya :
  1. Nyalakan Espon L200 dan pastikan Espon L200 sudah connect dengan komputer dan terinstall drivernya.
  2. Kemudian jalankan Resetter Epson L200, dengan dobel klik file "AdjProg.exe"
  3. Klik "accept" >> "Particular Adjusment Mode" >> Pilih "Waste ink pad Counter reset" >>
  4. klik "Check" >> centang "main pad counter, FL box counter, Ink tube Counter", kemudian klik "Initialization" >> "Finish".








5. Langkah selanjutnya matikan Epson L200, kemudian lepaskan kabel powernya.
6. Langkah terakhir pasang kembali kabel power printer dan nyalakan, tunggu beberapa saat sampai Epson L200 dan Epson L200 anda akan kembali normal.


 OK, demikian tadi cara penggunaan resetter Epson L200.
 Untuk Link download resetter Epson L200 hanya via ziddu.


 Selamat mencoba dan semoga berhasil.

Sumber : http://ekohasan.blogspot.com/2011/03/resetter-epson-l200-dan-cara.html

Labels: , , , , , ,

Cara Reset Ink Level Epson Lxxx series

Anda Pengguna Epson L100, L200, atau L800 ? Trik Kang Eko kali ini patut anda coba. Pengalaman kali ini adalah tentang Cara Reset Ink Level Epson L100, L200, L800 tanpa SN ID Tinta. Mari langsung ke TKP.

Printer Epson Seri L100, L200, L800 adalah printer infus resmi dari vendor Epson. Jika Ink Level Epson L100, L200 atau L800 menunjukkan posisi kosong / empty, maka biasanya Anda harus memasukkan SN ID Tinta Epson yang tertera di botol Tinta Epson.

UPDATE : CARA RESET EPSON seri Lxxx KLIK DI SINI

Trik Kali ini adalah tentang Cara Reset Ink Level Epson L100, L200, L800 tanpa SN ID Tinta. Jadi anda tidak perlu lagi memasukkan SN ID Tinta Epson ketika Ink Level L100, L200, L800 menunjukkan posisi kosong / empty. 




Cara Reset Ink Level Epson L100, L200, L800 tanpa SN ID Tinta :
  • Download Program Reset Ink Level Epson L100, L200, L800  ===> DI SINI
  • Extract File Reset Ink Level Epson L100, L200, L800 dengan menggunakan 7 ZIP. Jika belum punya silahkan Download  ===> 7zip (file installer .exe) untuk Windows 64-bit langsung "klik disini" dan untuk Windows 32-bit langsung "klik disini", atau bisa pilih sendiri versi-versi lainnya "klik disini".
  • Program reset Ink Level ini namanya WIC Reset Utility. Instal program tersebut di komputer anda. Caranya : double klik WIC(x32).exe => Next 4x => Install => Finish.
  • Setelah itu Jalankan WIC Reset Utility yang telah anda install. Jangan lupa Printer anda harus dalam keadaan ON dan terkoneksi dengan komputer.
  • Perlu di ingat : Program WIC Reset Utility hanya bisa mereset Ink Level Epson L100, L200, L800 yang sudah kosong yang ditandai dengan tanda "SERU". 
  • Setelah WIC Reset Utility di buka, pilih jenis printer epson anda. Kemudian Klik Reset Inks ==> Continue : klik YES ==> Klik Done. 




  • Setelah itu, Matikan Epson L100, L200, L800 anda. Dan kemudian hidupkan kembali, maka Ink Level Epson anda akan ter reset dan kembali FULL tanpa harus memasukkan kode SN ID Tinta Epson Original.
Selamat mencoba dan semoga berhasil.
Artikel ini boleh disebarluaskan, tapi tolong sertakan sumbernya.


source: http://ekohasan.blogspot.com

Labels: , , , , , ,

Thursday, May 10, 2012

Error atau Gangguan Windows 7 Ultimate

Sebelumnya, langkah-langkah solusi terhadap error atau gangguan pada Windows 7 Ultimate harus diketahui bahwa banyak sekali solusi-solusi lainnya, jadi langkah yang satu ini hanya sekedar tambahan... lumayan buat nambah pengetahuan -- buat saya sendiri, ya supaya tidak lupa.

Sebenarnya langkah ini saya temukan tidak sengaja, disaat ngoprek laptop dengan besutan Windows 7 Ultimate, jadi saya tidak tahu apakah bisa atau tidak untuk Windows 7 versi release lainnya. Karena tidak sengaja, masalahnya sudah terlanjur dibereskan, jadi tidak sempat saya record atau snapshooting (by print-screen). Tapi, saya masih hapal langkah-langkahnya.

Diantara masalah yang saya alami di Windows 7 Ultimate on ASUS K43B, yaitu lamanya proses starting dan shutdown, dan beberapa trouble lainnya. Nah, dengan langkah yang saya muat di blog ini, sekedar share... ternyata, IT WORKS FINE! Jadi, apa salahnya saya share disini... Kalau Anda juga mengalami hal yang sama, dan telah mencoba atau melakukan tehnik-tehnik lainnya semisal: Disk Defragment dan lainnya, atau memakai aplikasi pihak ke-3 (seperti: Glary Utilities, TuneUp Utilities, de-es-be), tapi dirasakan/didapati masih saja bermasalah, tidak ada salahnya Anda coba metode berikut ini :

Mulai buka Control Panel (paham tentunya buka akses dimana), dan
pilih System and Security (click sesuai penunjukkan Ujung Panah), CATATAN: tampilan atau View by: Category (karena saya hanya paparkan sesuai yang saya pergunakan). ...won't bother, anyhow.......

Lalu, pilih: System
afterwards, click Performation Information and Tools, is located on lower left-side panel (as pointed by the red arrow) on below figure:
then, choose-lah Advanced Tools seperti ditunjukkan Panah pada gambar berikut :
Nah, akan muncul jendela berikut ini :
No issues reported (on Performance issues dialog)
Pada bagian/area yang ditunjukkan Panah, ada: Performance Issues ---- No issues reported.
Ya, itu artinya, sekemampuan/sepengetahuan system-nya Windows tersebut, tidak ada masalah yang signifikan (maaf, saya tidak snapshot saat di area tersebut ditampilkan beberapa trouble yang ada di Asus saya... alias sudah terlanjur diberesin -ala system yang disediakan Windows).

Tapi jika memang didapati data, maka akan muncul satu/beberapa items dengan atribut icon "Tanda Seru" atau eksklamasi (Exclamation) pada Data Trouble.

Yang perlu dilakukan adalah: klik pada tiap-tiap data trouble tersebut, dan ikuti petunjuk-petunjuknya; nanti akan muncul jendela Remove from list, atau apa gitu... saya lupa...heheheh... *Jika cuma 1, ya selesai satu proses, jika ada lebih, ya lakukan hal yang sama, hingga tampilan informasinya persis seperti yang saya bubuhkan gambarnya ("No issues reported").

Cobalah setelah selesai, tutup atau keluar dari Control Panel (tutup semua jendela program aktif) dan lakukan Shut Down atau Restart. Setelah masuk kembali ke Windows, RASAKAN BEDANYA..!!!


CATATAN 1: mungkin ada diantara Anda yang baca artikel ini, lebih paham dan lebih tahu, baik itu dari metode akses ke Performance issues (untuk instan masuk ke panel Windows "Performance issues" tersebut), ya dipersilahkan untuk share di kolom comment... Berbagi ilmu pengetahuan itu sangat baik dan dianjurkan, selain jua adalah pahala... Bagaimana?


CATATAN 2: penting untuk diingat, bacalah juga info / report yang di-issue-kan dengan seksama, jika tidak mengerti bahasanya --ambillah Kamus English-Indonesia, karena mungkin ada issue yang memang harus diabaikan saja (in case: justru Windows tetap memerlukannya), jadi tidak kita Remove, dan lalu cek issue yang lainnya.

Labels: , , , , , , ,