Tuesday, November 13, 2012

"Transformasi" Instruksi

Berikut adalah sebuah cerita tentang bagaimana sebuah pesan dikomunikasikan secara hirarkis dalam sebuah perusahaan, dari pimpinan puncak (Managing Director) hingga ke bawahan (Operators).

Dari : Managing Director
Kepada: Chief Operating Officer
“Besok akan ada gerhana matahari total pada jam sembilan pagi. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari. Untuk menyambut dan melihat peristiwa langka ini, seluruh karyawan diminta untuk berkumpul di lapangan dengan berpakaian rapi. Saya akan menjelaskan fenomena alam ini kepada mereka. Bila hari hujan, dan kita tidak bisa melihatnya dengan jelas, kita berkumpul di kantin saja.”
Dari : Chief Operating Officer
Kepada: Department Heads
“Sesuai dengan perintah Managing Director, besok pada jam sembilan pagi akan ada gerhana matahari total. Bila hari hujan, kita tidak bisa berkumpul di lapangan untuk melihatnya dengan berpakaian rapi. Dengan demikian, peristiwa hilangnya matahari ini akan dijelaskan oleh Managing Director di kantin. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”
Dari : Department Heads
Kepada: Section Heads
“Sesuai dengan perintah Managing Director, besok kita akan mengikuti peristiwa hilangnya matahari di kantin pada jam sembilan pagi dengan berpakaian rapi. Managing Director akan menjelaskan apakah besok akan hujan atau tidak. Ini adalah kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari.”
Dari : Section Heads
Kepada: Foreman
“Jika besok turun hujan di kantin, kejadian yang tak bisa kita lihat setiap hari, Managing Director, dengan berpakaian rapi, akan menghilang jam sembilan pagi.”
Dari : Foreman
Kepada: All Operators
“Besok pagi, pada jam sembilan, Managing Director akan menghilang. Sayang sekali, kita tidak bisa melihatnya setiap hari.”


Pernyataaan: Humor yang ditampilkan pada website ini dikumpulkan dari berbagai website lain dan maillinglist dalam waktu yang cukup panjang dan sudah sangat sulit mencari sumber aslinya. Adakalanya humor-humor ini telah dimodifikasi terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Bila ada pihak-pihak yang berkeberatan atas dimuatnya humor-humor ini karena menyangkut hak cipta atau hal-hal lain. Kami mohon kemurahan hati untuk memberitahukan kepada kami agar bisa kami hilangkan dari postingan website ini. Silakan tinggalkan komentarnya.

Labels: , , , ,

Tuesday, August 14, 2012

Kreatifitas untuk Anak

Langsung dilanjut... Melatih kreatifitas/kecerdasan anak...
Ngga cuma bikin jigsaw sendiri, melatih kreatifitas/kecerdasan anak-anak juga bisa dengan bermacam cara lainnya. Termasuk seperti ini...
Belajar Mewarnai

Read more »

Labels: , , , , , , , , ,

Membuat Jigsaw Sendiri

Kali ini, bagi mereka yang punya anak, keponakan, cucu, sepupu, adik, de-es-be, yang masih imut-imut nan lucu... rasanya pasti menyenangkan bisa memberikan sesuatu yang kreatif dan edukatif.

Gimana kalo berikan mereka sesuatu itu berupa jigsaw alias mainan bongkar-pasang atau acak-susun? Kebetulan saya lagi iseng, juga gatel-gatel pengen bikin sesuatu yang unik, yang sebenarnya bisa saja dibeli dengan lebih mudah dan lebih praktis, tapi kalo ada 'perjuangan' terlebih dulu, bukankah rasanya akan berbeda?

Idenya muncul begitu saja, disaat saya juga pengen kasih ke anak, yang dibuat/dikreasikan sendiri oleh saya, selaku ayahnya.

Jigsaw ini berformat pdf, dengan ukuran kurang dari A4. Terdapat garis-garis lengkung sebagai garis potongan/garis gunting. Cara bikinnya sih terserah sesuai selera atau kreatifitas masing-masing, atau malah tanpa perlu file jigsaw yang saya kreasikan, bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang jauh lebih kreatif daripada saya.. hehe...

Kurang-lebih begini... Print/cetak file pdfnya (color loh ya), pada sehelai kertas putih biasa ukuran A4. Sediakan kertas karton (tebal) atau bisa juga kertas kardus, yang pasti, tidak terlalu sulit nantinya untuk digunting. Kertas yang sudah diprint dengan hasil gambarnya, ditempelkan (dengan lem kertas saja, atau metode lainnya.. ada emang? Bagusnya sih, pakai lem kertas yang kering, jangan lem yang basah/cair, karena lem basah akan membuat kertasnya menjadi bergelombang dan menipis.. jadi pakai saja lem kering -yang roll-on itu). Tempelkan print-an yang sudah ber-lem, pada kertas karton. Gunting-gunting sesuai garis-garis lengkung bentukannya jigsaw.

Setelah itu, buatlah frame, dengan ukuran yang lebih dari ukuran jigsaw-nya. Dengan mengikuti bentukan tepian kotak dari jigsawnya, buanglah bagian dalam tersebut, dengan ketebalan yang sama.

Lalu, buat lagi frame satu lagi sebagai dudukannya seluas seluruh kotak jigsaw plus frame-nya (yang sudah berlubang ditengahnya, lalu tempelkan frame jigsaw pada dudukannya. Sehingga terdapat area celah yang menganga. Area yang menganga tersebut, untuk dijadikan area dipasang/diletakkannya potongan-potongan jigsaw. Kurang-lebih contoh gambar penjelasannya begini :

Cukup jelas?

Gambar jigsaw nya adalah Timmy Time, karakter tontonan serial TV anak-anak yang lagi nge-trend. Adiknya si Shaun the Sheep, kan ya? Ini gambarnya:
Kenapa potongan-potongannya sedikit? Karena ditujukan untuk anak-anak usia <6 tahun... kasihan lah, kalau terlalu banyak potongannya... njelimet..

Nah, untuk mendownload file pdf-nya ada di account 4shared saya. Selamat mencoba..!

Labels: , , , , , , , , , ,

Sunday, August 12, 2012

Tiga Lakon Hidup Kawanku

Seorang kawan... entah bagaimana tiba-tiba terlintas untuk ngisengin dia... hahaha... sesuatu yang jadul abis..! Ada apa dengan dia? entahlah...

Sekuel dari A.A.D.C.
Telat banget nongol sekuelnya AADC nih... tapi yang ini, harus 18 tahun keatas yang nonton.. hahaha...

Tapi kawan yang satu ini juga membintangi film layar lebar Hollywood lho.. "Killer Elite" - sekuel lain, sekuel ngawur...

Killer Elite
Malahan, sampe memainkan dua peran sekaligus... mantabbb!!!

Sekarang dia sudah jadi seorang C.E.O di sebuah perusahaan, tapi karena ada gangguan genetika, akibatnya jadinya seperti ini : ...
Waduhhhh....

Untung orangnya asik dan jenaka.... malah cocok ikutan audisi/kontes ngelawak... cukup dengan gerak-gerik bibirnya yang unik.. udah bikin geli dan ngakak.com

Atau, ditambah perannya in a horror movie "Bloody Dody" sebagai sesosok Jiang Shi a.k.a. Chinese Hopping Bloodsucker (Qing dynasty costumed Vampire) :
Salute, my brotha' !!! No offensive, ok?!

*pic montage by +ArtaSantoso (Arta Masterpieces)

Labels: , , , , , , ,

Wednesday, January 18, 2012

Siapa Penemu Lift ?


Tahukah Pembaca jika prinsip kerja Lift sudah dipakai sejak berabad-abad lalu? Orang Yunani kuno sudah memakai katrol/derek untuk menaikkan atau memindahkan barang yang berat dalam jumlah yang banyak.

Katrol sendiri adalah alat untuk menaikkan/menurunkan barang dengan menggunakan sebuah roda dan tali, seperti yang masih sering digunakan di pedesaan yaitu penggunaannya untuk mengambil air dari dalam sumur.

Sedangkan Derek juga memakai roda dan tali, tetapi dihubungkan dengan sebuah engkol (Inggris: crank). Dengan engkol inilah tali dapat ditarik atau diulurkan untuk barang.

Pada abad ke-17 ditemukan sebuah lift kursi, yang dioperasikan dengan sistem katrol. Tapi lift ini tidak lama dipergunakan oleh orang-orang karena resiko keamanan yang sangat mengkhawatirkan disebabkan talinya putus. Sehingga jika talinya putus, sudah tentu lift akan meluncur dengan sangat kencang ke bawah dan hal ini tentu sangat berbahaya bagi keselamatan penumpangnya.

Dan lalu pada pertengahan abad ke-19 lift mulai hadir kembali, namun hanya dikhususkan untuk mengangkat/memuat barang atau kontainer tak-bernyawa saja. Untuk mengoperasikannya, mula-mula digunakan mesin derek tapi kemudian diganti dengan tenaga uap. Alat angkut tersebut yang dipakai lebih aman menggantikan kursi lift yang ditemukan Ellisha Otis.

Ketika itu ada juga tenaga hidrolik (Asing: hydro = air) yaitu tenaga yang menggunakan cairan dan gas yang diberikan tekanan tertentu sehingga mampu mengangkat/mengangkut dan menurunkan lift. Sekarang kita mempergunakan lift listrik yang dikembangkan oleh seorang insinyur asal Jerman, Werner Von Siemens (tampak akrab ya nama belakangnya?). Dengan modelnya yang semakin berkembang, ada yang berbentuk kotak, kapsul dan lainnya hingga yang berdinding transparan (kaca).

*Ngomong-ngomong soal lift, dibawah ini ada beberapa sampel lift beneran yang unik, gokil dan aneh tapi kreatif dan sangat menginspirasi... check these out..!

..naik lift atau naik mobil ya?
Wah... Supermania...! buka kostum, siap terbang..basmi kejahatan!!!
..Kill 'em all
"Keluar dari mulut buaya, masuk ke mulut singa"
Pangkas Rambut paling instan / Wig ?!
Arta likes this! Terminate all of d'zombies...!
"..diputer, dijilat, dicelupin... taruh di lift, untuk satu RT"
ada...ada..ada.. saja.. dah ah...

© Courtesy of Creative Criminals - previous posted by Adi Widjaya, M.Sc.

Labels: , , , , ,

Tuesday, January 17, 2012

Kalimat Mutiara Cinta


Khususnya bagi para pemuda-pemudi apalagi yang baru ‘kontak’ dengan yang namanya cinta alias yang masih ABG, pas banget kayaknya untuk lihat-lihat diposting saya yang satu ini.

Jika suatu kali tanpa sengaja kalian temukan ‘sesuatu’ yang membuat kalian tiba-tiba ingin memiliki ‘sesuatu’ itu – alias bersikap posesif, kata orang-orang sih, kalian lagi jatuh cinta! Sebenarnya cinta itu apa sih? Seringkali muncul pertanyaan semacam itu baik dari oranglain maupun diri sendiri, nah lho?!

Kebanyakan orang menganggap cinta itu sebagai suatu perasaan atau sikap yang ingin memiliki – padahal itu kan posesif, atau cinta itu adalah segalanya, bisa membahagiakan dan juga bisa mematikan, malah mengidentikkan bahwa cinta itu adalah kebahagiaan itu sendiri! Ya, apapun opini yang muncul, sah-sah saja, kecuali menurut saya perihal rasa/sikap memiliki, karena itu kan lebih definitif berarti posesif.

‘Contoh kasus’ seorang cowok yang memaksakan untuk meminta seorang cewek menjadi pacarnya. Setelah mereka ‘jadian’ eh, cowok itu melarang pacarnya untuk bergaul dengan cowok lainnya manapun. Dan tidak hanya sampai disitu, cowok itu memberikan ultimatum yang bisa dibilang banyak, berupa larangan-larangan, yang akhirnya si cewek menjadi gerah dan ngga betah lagi ‘jalan’ dengan cowok itu. Cowok itu menganggap dan telah memproklamirkan bahwa si cewek adalah "property absolut"nya, sehingga banyaknya larangan dan batasan-batasan yang dikenakan kepada ceweknya. Kalau menurut saya pribadi, itu sih namanya posesif, bukan cinta! Karena membiarkan si cewek itu dalam kebebasan apalagi memang masa-masanya pubertas atau transisi sedang banyak-banyaknya membutuhkan wawasan dan pergaulan yang luas, itu berarti juga cinta bukan sekedar melulu hal memiliki, tapi malah dibatasi, wah, seolah-olah si cowok sudah menjadi suami sahnya saja; yang sudah menafkahi dia sebagai istri – merogoh sakunya saja masih disuplai dari ortu… parah nih yang begini nih!

Ada juga, cowok yang malah membiarkan atau merelakan cewek idamannya ‘jadian’ dengan cowok lainnya, dengan asumsi, merelakannya untuk bersama dengan cowok lain yang dianggapnya lebih baik dari dirinya, bisa menjadi lebih membahagiakan, karena bahagianya si cowok itu adalah bahagianya si cewek idamannya itu, yang berarti bukan harus ‘jadian’ bersamanya…walaupun menyakitkan untuk si cowok itu sendiri karena melihat cewek idamannya ‘jalan’ bareng cowok lain… well, c’est la vie, fella'..!

Ya memang, kembali lagi pada opini pribadi masing-masing, tapi untuk posesif tetap berbeda lho… walaupun boleh jadi perbedaannya tipis, tapi tetaplah berbeda! Yang penting bijak-bijaklah bersikap dan berperasaan cinta…hehehe…

Wah, tampaknya saya bercuap-cuap yang kayaknya sudah tidak sesuai dengan usia nih…tapi namanya juga lapaknya Arta, yaitu pojoknya untuk bercuap-cuap (asalkan positif) alias having bla..bla..bla..! hehehe…

Sebenarnya sih, maksud dari posting kali ini, Arta ingin sharing kata-kata mutiara cinta, yang sementara koleksinya segini dulu (gampang dilanjut lagi) kapan-kapan saat sempat atau dapat idea ataupun dapat ‘bisikan’…yang penting bukan "bisikan setan", hehehe…

Mutiara Cinta jilid 1 ini juga dinukil dari berbagai opini yang sangat mendalam dari para tokoh terkenal… check these out, Guys..! Mantap juga di’copast’ untuk dibubuhkan pada surat cinta kok..!

·         Menurut M. Gandhi: “When there is love, there is life”.
·         “Love looked not with eyes, but with heart” katanya William Shakespeare.
·         “There is only one happiness in life: to love and be loved” (G. Sand)
·         Ada juga yang bilang, “Beauty is not in the face – beauty is a light in the heart”
·         Juga, “You can give without loving – but you can never love without giving” *Arta likes this.
·         “Love is a candle in the dark” …hmmm mirip judul lagunya Elton John ya?
·         “True Love has a happy ending and True Love doesn’t have an ending” *Arta likes this.
·         “The Way to Love anything is to realize that it might be lost”
·         “Love is something eternal, the aspect may changes them but not the essence” *Arta likes this.
·         Kalau menurut J. Ann Bavassao: “What good is a love without understanding?”
·         Unik juga yang satu ini: “For I do love You… as the dew loves the flowers, as the birds love the sunshine, as Adam loves Eve” (emang si embun cinta ya ama si bunga?)
·         “Love doesn’t consist in gazing at each other, but looking outward together in the same direction” katanya Antonie de Saint Exupery.
·         Kutipan yang tak kalah ‘dalam’: “Though time forgets – still love remembers”

Nah, kalau menurut versi Arta juga ada beberapa mutiara atau definisi Love (pujangga juga nih), yang boleh dicopast kok, walaupun orisinil ide sendiri… silahkan, have your day.. since sharing is something lovely as well : 

·         “Love is a communication without speaking – since it communicates with the heart”
·         “What makes people dying? Suffering of having no love”
·         “Love is giving and sharing – without even thinking of taking”
·         “Love can’t be formed – since it’s being formed naturally”

o   Jadi teringat, dulu Arta sering dikasih "order" untuk bikin surat & puisi cinta ama seorang sahabat (cowok)... ceritanya nih doi gaplov (alias gagap love hehe..), akhirnya dengan sangat terpaksa, Arta bikinin buat doi ke cewek-cewek idamannya... tapi karena ngga ada action yang "signifikan" ya, gagal maning.. gagal maning, Son..! sebenarnya, kreasi love poems ataupun love letters beginian cuma "bumbu" belaka, tetap saja, action yang matang & signifikan harus dilakukan..! Oya, jadi teringat lagi, waktu dulu, Arta sering dapat order juga, untuk bikin artikel berbahasa Inggris, tentang ide/inspirasi hadiah (kado) yang ideal bagi pasangan yang sedang falling-in-love atau yang pingin ide kado tersebut bisa pas atau tepat untuk dijadikan sebagai representasi atau bentuk permintaan maaf, pujian atau perayaan/selebrasi/komemorasi yang bernuansa romantis kepada pasangannya... hhhh... jadi teringat yang dulu dulu nih.... 
     
     Ada yang mau juga ngasih order begituan ke Arta..? hehehe......

Labels: , , ,

Menulis Surat Rahasia (How-To Write a Secret Letter)


Pernahkah Pembaca melihat dalam sebuah film asing atau produksi Hollywood dimana ada adegan seseorang yang menerima sebuah surat dalam bentuk kertas dan kosong tanpa tulisan atau gambar apapun? Kebetulan saya pernah nonton, tapi saya lupa judul filmnya dan nama-nama pemainnya ngga ada yang familiar bagi saya, so totally forgotten…hehehe…tapi yang pasti sih para pemerannya bule punya begitu.

Tapi saya bukan bermaksud memposting tentang film tersebut, tapi tentang surat tanpa isi yang seperti ada dalam filmnya, ternyata sebenarnya kertas surat tersebut tidaklah kosong, hanya saja tersembunyi atau tidak tampak jika tidak tahu cara menampakkannya.

Mungkin tips trik ini bisa sangat berguna bagi mereka yang suka main rahasia… otherwise, up to you deh... hehehe

Untuk membuat isi surat rahasia, bisa berupa tulisan ataupun gambar – pada media kertas biasa, maka bahan-bahan yang diperlukan sangat sederhana dan mudah didapat dimana saja.

Sediakanlah ekstrak atau sari (perasan) jeruk nipis sehingga menjadi layaknya minuman lime juice; bahan ini dijadikan sebagai “tinta”nya. Sedangkan untuk “pena” (alat tulis)-nya bisa dipakai batang sapu lidi (rib broom) atau tusuk gigi (toothpick); cukup satu batang saja.

Lalu, tuliskan atau torehkan apa saja yang ingin Pembaca buat diatas kertas tersebut; writing or picture  – whatever lah! Setelah selesai menulis, jika ingin melihat hasilnya, tunggu sampai cairan ‘tinta’ tersebut tampak mengering – yang tampak hanya kertas kosong tanpa coretan atau tulisan apapun, maka dekatkan kertas yang ada tulisan rahasia tersebut ke sumber panas/kalor, maka kertas yang tadinya tampak kosong akan muncul tulisan/coretan yang sudah Pembaca buat.

Oya, untuk sumber panasnya bisa memanfaatkan lampu pijar, pemanggang roti (bread toaster) ataupun digosok dengan seterika (iron)-tapi jangan terlalu berlebihan panasnya karena selain bisa gosong, kertas pun akhirnya robek.

Selamat mencoba ya!

Labels: , , ,

Sunday, January 1, 2012

Cerita Pendek "Guru & Catur"


Jam kelima sebenarnya pelajaran kesenian menggambar, tapi aku sengaja bolos untuk bermain catur di perpustakaan. Kebetulan juga aku lagi dapat lawan yang bisa dibilang lumayan, si Theo, anak kelas 1-1. Eh, lagi tegang-tegangnya main, tiba-tiba masuklah Pak Hadi, guru kesenian.
Hey, kalian kok ngga masuk ke kelas?” tanyanya dengan tatap muka curiga kepadaku dan anak-anak lainnya yang ada di perpustakaan.
Pelajaran agama Islam,” jawab beberapa anak yang ada di sekitarku. Memang mereka adalah siswa yang beragama non Islam, dan bagi mereka itu, peraturannya boleh untuk tidak mengikuti mata pelajaran yang satu itu, entah sekalian bisa beristirahat atau sekedar memanjakan lidah dengan jajanan di kantin sekolah.
Hmmm, lalu kamu kok malah main catur? Bukannya kamu itu siswa beragama Islam kan?” kini beliau ganti bertanya padaku.
Kosong, Pak, gurunya lagi ngga hadir,” jawabku sekenanya tapi kalem, untungnya beliau tidak bertanya lebih lanjut lagi.
Pak Hadi hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. Tentu saja beliau tidak mengenal satu-persatu siswa-siswi SMU ini. Kami mengenal beliau sebagai seorang guru kesenian yang cukup nyentrik dan doyan catur.
Kini beliau malah mengalihkan perhatiannya dan tampak serius mengamati papan catur dimana kubu Theo dan aku sedang melangsungkan peperangan. Bibirnya tampak komat-kamit layaknya membaca doa atau mantera yang sepertinya sedang menganalisa posisi peperangan kami. Tak dinyana, beliau menyodok bahuku dan memberi perintah.
Minggir, kamu! Tampangmu ngga becus main catur, biar aku saja yang melanjutkan permainanmu, pasti menang!” komandonya kepadaku.
Owh, silakan, Pak... silakan saja!” jawabku ramah meski dalam hatiku gondoknya setengah mokat.
Pak Hadi segera melakukan manuver di atas papan catur sambil duduk di kursi yang baru saja aku kosongkan.
Eh, juara catur SMU kita siapa sekarang ini?” beliau bertanya sambil tetap konsentrasi pada peperangannya.
Muzaki, Pak.” jawabku.
Dari kelas mana?” lanjutnya bertanya.
Kelas Satu-Tiga itu lho, Pak.”
Apa yang anak Majelis Taklim itu ya? Denger-denger sih begitu.”
Bukan, Pak. Yang anak MT sih, si Yusuf. Tapi Muzaki masih lebih jago,” sahutku.
Lalu, apa bukannya yang anak baru di kelas Satu-Lima?” tanyanya lagi.
Owh, itu sih Jimmy, dia emang jago, tapi masih bukan tandingannya Muzaki, Pak,” jawabku sementara anak lainnya hanya tersenyum mendengarnya. “Bahkan, pada kejuaraan tempo hari yang antar SMU, Muzaki yang menggondol trofi untuk SMU kita ini. Masak sih, Bapak belum tahu orangnya?” tambahku sambil antusias dan balik bertanya.
Hebat ya, kok saya bisa melewatkan berita itu,” komentarnya setengah cuek. “Yang mana sih, anaknya si Muzaki itu?” tanyanya kali ini dengan nada agak penasaran sambil matanya tetap menatap tajam ke arah papan bermotif kotak hitam-putih itu.
Biasanya sih, kalo dia pas lagi iseng main catur, duduknya di kursi ini,” jawabku memberi penjelasan sambil menepuk sandaran kursi yang aku kosongkan.
Pertempuran diantara bidak-bidak yang kuperhatikan makin sengit, dan kulihat Pak Hadi hendak melangkahkan salah satu kudanya.
Tiga langkah lagi raja punya Bapak akan ka-o. Skak mat tuh, Pak,” kataku memperingatkan.
Ah, tahu apa kamu!” cibirnya kepadaku.
Ternyata tiga langkah kemudian peringatanku terbukti benar. Tetapi beliau belum mau menerimanya.
Tunggu dulu, langkah kuda tadi saya ulang dulu!” Terpaksa posisi dikembalikan seperti tiga langkah sebelumnya. Beliau memang cukup dikenal seringkali mentul menurut orang-orang yang sering bertanding dengannya. Lalu beliau mengembalikan kudanya, dan menyodorkan benteng.
Kalo Bapak begitu, menteri Bapak bakal dimakan,” aku yang tak becus catur memperingatkannya lagi.
Halahhh... tau apa sih kamu!” sahutnya tampak kesal dengan peringatanku.
Ster!” Theo menyerang Pak Hadi dan aku hanya tersenyum.
Pak Hadi terkejut, namun beliau kembali mentul. Posisi bidak dikembalikan lagi sebelum benteng melangkah. Theo dan yang lainnya termasuk aku hanya senyum-senyum saja, karena kami juga sudah maklum kalau beliau itu tidak mau mengakui kekalahannya. Meski demikian, semua murid SMU ini khususnya siswanya benar-benar hormat dan segan kepada beliau.
Sebab bukannya beliau seorang killer alias guru yang galak, tetapi karena beliau memiliki seorang anak gadis yang ehem-ehem begitu.
Heh, iya ya, kedudukan gawat juga nih. Lalu langkah apa nih yang terbaik?” beliau mulai mengakui kebingungannya dan meminta saran.
Kuda saja maju satu kali, Bapak bisa menguasai situasi,” saranku dengan santun.
Wah, kamu bisa mikir cemerlang ya!” sambutnya tersenyum.
Ah, just coincident saja kok, Pak,” jawabku merendah.
Lalu pertempuranpun berakhir sambil beliau lalu bergegas keluar ruangan, dan bel istirahat pun berdentang sambil akupun melangkahkan kaki menuju kantin.
Selesai istirahat, akupun masuk ke kelasku, sementara jadwalnya masih tetap, kesenian menggambar. Lalu tampak Pak Hadi masuk ke kelasku sambil membawa buku daftar nilainya.
Anak-anak, pekerjaan kalian cepat kumpulkan! Karena semua nilai harus sudah masuk hari ini juga, sebab sudah dekat dengan ujian nasional!” beliau menginstruksikan kepada seisi kelas.
Beberapa saat kening beliau tampak berkerut tajam mengamati daftar nilai.
Eh, sebentar, ada yang belum mengumpulkan tugas gambar hari ini. Mana yang namanya Muzaki? Maju ke depan!” perintahnya.
Saya Muzaki, Pak,” sambil cuek aku menghampiri beliau walaupun kawan-kawanku menatap dengan penuh keheranan.
Nah lho! Kamu kan yang tadi..?!” Pak Hadi kaget.
Iya, kebetulan Muzaki itu nama saya, Pak,” jawabku tenang.
Beliau lalu berbisik agar tidak terdengar oleh kawan-kawanku di kelas.
Hmmm, bisa kamu selesaikan nanti sebelum saya pulang, kan? Saya akan tunggu tugas menggambar kamu. Jam tiga sore ya harus sudah selesai!” instruksinya kepadaku. “Ya sudah, sana kamu duduk lagi!” lanjutnya.
Nanti dulu, Pak... anu...” akupun setengah berbisik kepadanya.
Apa lagi? Pengen saya berubah pikiran?” beliau menegaskan.
Bukan begitu, Pak. Boleh saya main ke rumah Bapak?” tanyaku dengan penuh harap dijawab positif oleh beliau.
Tanding catur? Boleh, boleh sekali! Baguslah begitu!” jawabnya dengan girang.
Owh... itu kalo saya mainnya bukan malam minggu, Pak. Kalo malam minggu, saya ingin menemani putri Bapak, ya sekedar ngobrol-ngobrol atau jalan-jalan gitu, Pak,” jelasku padanya.
Hah?! Owh, begitu ya? Tapi... ya, sudah, bolehlah!” kabulnya agak terkejut.
Lalu bagai panglima di medan laga yang menang perang, aku kembali ke bangkuku sambil bergumam, “Alright!”

Labels: ,

Cerita Pendek "Diana"

Ini adalah hari ketigaku mengikuti orientasi di SMU kota tercintaku, tanah tumpah darahku. Orientasi hari ini benar-benar bikin aku super gondok. Ya, maklumlah, bagaimana ngga gondok, perploncoan yang dilakukan oleh senior-seniorku tentu saja umumnya sudah mengerti bagaimana rasanya, sepertihalnya di semua lembaga pendidikan wajib belajar di negeri ini.
Tapi syukurlah, akhirnya selesai juga acara bersih-bersih kelas sore ini. Gara-gara aku lupa membawa kartu peserta orientasiku, walhasil beginilah yang kudapat. Ah tapi, tidak mengapa, itung-itung lebih mengenal lagi suasana di sekolah baruku ini saat sore hari begini. Kulirik arlojiku, “Ah, hampir maghrib nih, sial!” Tak terasa kutatap terangnya siang makin meredup.
Mana semua udah pada pulang lagi!” gerutuku lagi dalam hati sambil melihat masih ada beberapa anggota Dewan Senior yang tampak berlalu melewati pintu gerbang sekolah.
Wah, sepi bener ya. Tapi, eh, siapa itu?” tanyaku penasaran dalam hati saat kulihat ada seorang cewek manis tampak berdiri sendirian di depan sebuah kelas, ya depan pintu kelas satu-delapan. Lalu aku langsung menghampirinya.
Hai, kok belum pulang sih?” tanyaku sambil menghampirinya lebih dekat.
Cewek itu hanya menggelengkan kepalanya saja sambil tersenyum.
Manis juga, beneran nih cewek manis,” gumamku terkagum-kagum. Aku lalu mengulurkan tangan untuk mengajaknya berkenalan.
Kenalan, donk? Namaku Johan. Kamu siapa?” aku memulai perkenalan itu.
Aku, Diana,” jawabnya ramah sambil menerima jabat tanganku.
Kamu mau pulang? Bareng, yuk?!” ajakku.
Ngga ah, makasih. Kamu duluan aja, deh,” dia menolak ajakanku lembut.
Lalu akupun pulang sendiri sambil teringat terus perkenalan tadi, dan terbersit langsung keinginan dibenakku untuk dapat bertemu dengannya lagi keesokan harinya.

Ah, aku akan mencarinya lagi hari ini, kali aja bisa berlanjut ceritanya,” pikirku merencanakan eksyen yang bisa kulakukan di hari keempat orientasi ini. “Tapi, kenapa aku jadi penasaran gini ya? Jangan-jangan ini namanya love at the first sight?” aku kebingungan dan tak percaya dengan yang kurasakan sendiri.
Hari ini hampir saja, aku terkena sanksi lagi dari Dewan Senior karena aku benar-benar sulit untuk konsen pada materi yang diberikan oleh salah satu dari mereka pada jam orientasi ini. Ya, rasanya karena rasa penasaranku terhadap cewek yang kutemui kemarin sore, Diana.
Dan bel istirahatpun berdentang. Aku bergegas saja keluar kelas dan menuju ruangan kelas satu-delapan untuk mencari dan menemui Diana. Tapi, aku tak menemukannya, untuk menanyakannya ke anak-anak lainnya, aku jelas masih malu karena belum kenal benar, dan nama-nama mereka pun aku tahu karena tercantum di kartu peserta, bukannya karena aku sudah mengenal mereka apalagi akrab.
Waktu terus berlalu, dan tak terasa materi orientasi terakhir di siang yang larut ini segera usai. Namun aku masih belum bisa berkonsentrasi terhadap apapun, kecuali menumbangkan rasa penasaranku terhadap Diana, dengan penuh harapan bisa ketemu lagi nanti saat usai sekolah hari ini.
Bel usai materi terakhirpun berdentang, aku segera saja membereskan semua peralatan tulisku dan ikut berebut keluar melalui pintu ruangan kelasku dengan kawan-kawan yang lainnya. Dengan berdebar-debar, aku menghampiri ruang kelas satu-delapan.
Tiba-tiba aku dikagetkan oleh tepukan lembut tapi cukup berbobot di bahuku. Hampir saja aku berteriak kaget, dan tampak olehku bapak penjaga sekolah baruku ini melemparkan senyum ramah dan bersahajanya ke arahku.
Maaf, kaget ya, Dik?” tanyanya sambil tetap tersenyum.
Ah, Bapak bikin kaget aja nih! Saya kira siapa.”
Kayaknya lagi nyari sesuatu, atau seseorang disini, Dik?” tanyanya lagi penasaran.
Owh, anu Pak, iya, saya lagi nyari anak perempuan yang kayaknya siswi kelas satu-delapan itu,” jawabku sambil menunjuk ruang kelas satu-delapan itu.
Hmmm, siapa itu ya kalo Bapak boleh tau?”
Namanya sih, Diana,” jelasku padanya.
Kulihat bapak penjaga sekolah tampak terkejut mendengar penjelasanku, dan kerenyit di dahinya kali ini jelas bukan terbentuk oleh gurat-gurat usia senjanya, tapi oleh rasa kagetnya itu.
Apakah anaknya yang berkulit putih bersih ya? Yang di dagunya ada tahi-lalatnya?”
Iya, betul sekali, Pak!” jawabku antusias mengiyakannya.
Yang matanya agak sipit?” bapak itu bertanya makin penasaran nampaknya.
Seratus deh buat Bapak!” nadaku menjawab juga makin antusias.
Kasihan ya. Jadi, apa Adik ini pernah ketemu dengan Diana itu?”
Bener, Pak. Kemarin sore malah saya baru berkenalan dengannya sesudah orientasi.”
Sini, Dik,” ajak bapak itu seraya menggandeng lenganku menjauhi ruangan kelas satu-delapan itu.
Bagaimana ya, saya menjelaskannya,” bapak itu nampak agak kebingungan. “Yang pasti sih, sebenarnya, Diana itu sudah tiada, Dik. Sudah meninggal dunia,” jelasnya.
Haaa...hhh!” aku sangat kaget dan cukup syok mendengar penjelasan darinya. Antara percaya dan tidak, aku hanya terdiam sejenak sambil mulutku masih tetap menganga kaget. “Kapan Diana itu meninggal, Pak? Sungguhkah? Bapak ngga lagi bercanda, kan?” campur aduk perasaan dan pening menyerangku setelah mendengarnya dengan tetap masih ragu.
Tiga tahun lalu, Dik. Karena sebuah kecelakaan di kelasnya. Ia terjatuh dari kursi yang dipasangkan di atas meja untuk membersihkan langit-langit kelasnya, ya itu, kelasnya satu-delapan. Tragisnya, saat terjatuh rupanya kepalanya lah yang terlebih dahulu membentur keras di lantai. Kalau saja pertolongan waktu itu segera bisa diberikan, tapi pendarahannya memang sudah parah saat itu. Akibatnya, dia tidak tertolong, akhirnya dia pun meninggal.”
Namun sejak kejadian tragis itu, sungguh disayangkan mungkin, arwahnya belum tenang sehingga kadangkala menampakkan diri terutama di saat-saat orientasi seperti ini, dimana dia meninggal pada saat yang sama. Biasanya memang banyak yang membicarakannya, terutama mungkin senior-senior Adik ini, kalau salah satu dari mereka pun pernah punya pengalaman ditemui atau kebetulan bertemu dengannya,” lanjutnya lagi menceritakan.
Dan karena hari ini sudah menjelang maghrib, mending sebaiknya Adik ini lekas pulang saja!” sarannya padaku seraya meninggalkanku sendirian di depan koridor gedung laboratorium.
Lututku bergetar, dan kakiku terasa lemas sambil pikiran di otakku semakin tidak karuan bercampur-aduk dengan masih adanya keraguan tapi juga ketakutan menghinggapiku.
Sambil berjalan cepat, dengan bulu kudukku berdiri dengan tegangnya karena perasaan merinding, aku menyusuri koridor sekolahku dengan perasaan yang tidak menentu. Dan ketika hendak melalui pintu gerbang sekolah, seakan-akan ada suara lembut yang menyapaku dari belakang.
Hai...!” suara sapaan itu cukup kukenal yang terdengar sayup terbawa angin sore.
Seketika aku reflek menoleh, lalu akupun lari tunggang-langgang.
***

Labels: ,

Saturday, December 10, 2011

Humor Collection I

1.  Orang Baik & Jujur Jadinya Seperti Ini
     Seorang pria perlente, perut buncit, pakai jas dan berkesan kaya-raya mungkin mirip-mirip nyerempet Aburizal Bakrie tampangnya, berjalan keluar dari gedung sebuah Bank. Pas di depan gedung, ada seorang pengemis, seumuran si pria, kurus kering, muka layu, pakaian compang-camping dan penuh debu. Si pengemis begitu lihat si pria segera berkata "Tuan kasihanin saya, minta uang 20 ribu dong." 
     Si pria perlente itu berhenti, dipandangnya si pengemis sejenak lalu bertanya, "Kalau saya beri 20 ribu, kamu tidak akan pakai untuk minum-minum kan?" 
     Pengemis: "Oh tidak Tuan, saya tidak suka minuman keras." 
     Si pria: "Juga tidak akan pakai buat berjudi?" 
     Pengemis: "Tentu tidak Tuan, saya tidak suka berjudi." 
     Si pria: "Juga tidak dipakai main perempuan?" 
     Pengemis: "Tidak, tidak! Seumur umur saya tidak pernah suka main perempuan.” 
     Pria kaya itu berpikir sejenak lalu berkata lagi, "Gini aja, kamu ikut saya pulang, saya akan kenalkan kamu dengan istri saya, setelah itu kamu saya kasih 2 juta." 
     Si pengemis terheran dan menjawab, "Lho kok, buat apa Tuan???" 
     Jawab si pria: "Saya mau kasih lihat ke istri saya, kalau seorang pria tidak suka minum-minum, tidak suka berjudi, dan tidak suka main perempuan, hasilnya seperti kamu ini..!" jawab si pria dengan santainya.

2.  Resep Diet
    Dokter menyuruh seorang wanita yang sangat gemuk untuk melakukan diet. Wanita ini begitu gemuk sehingga di waktu berdiripun kelihatan seperti sedang duduk..!    
    Dokter berkata kepadanya, "Menu dietnya untuk Anda adalah makan tiga lembar daun selada, sepotong roti panggang, segelas sari jeruk dan sebuah tomat."  
    Pasiennya bertanya, "Itu semua harus saya makan sebelum atau sesudah makan, Dok?"

3.  Salesman 
    Seorang salesman alat penghisap debu menuju ke sebuah rumah. Diketuknya pintu depan. Sebelum sempat nyonya rumah itu berkata sepatah katapun, ia menghamburkan segala macam kotoran ke karpet ruang tamu.  
     "Nyonya," katanya, "Saya yakin akan kemampuan mesin ini. Karpet ini akan bersih kembali dalam sekejap. Jika nanti masih ada kotoran yang tertinggal, saya bersedia memakannya."  
     "Kalau begitu," kata nyonya itu, "Mulailah makan, karena kami belum pasang listrik."

4.  T=Tanya & J=Jawab a.k.a. Tebak-tebakan
     T: Nembak dilantai kena dihidung, apa hayo...?
     J:  Orang kentut lagi duduk.
     T: Kue..kue..apa yang bau?
     J:  Kuetek lo bau! Sonoan ahh!
     T: Gajah apa yang belalainya pendek?
     J:  Gajah pesek.
     T: Kenapa babi bau?
     J:  Karena keteknya ada 4.
     T: Kenapa anak babi jalannya nunduk?
     J: Karena malu ibunya babi.
     T: Kenapa anak kelinci kalo jalan suka lompat-lompat?
     J: Karena senang ibunya bukan babi.
     T: Burung apa yang ada di dinding?
     J:  Burungnya cicak.
     T: Kenapa Captain America ngga kawin ama Wonder Woman padahal bareng di 
zaman Perang Dunia II?
     J:  Karena beda penerbit komiknya!  (*CA: Marvel *WW: DC)
     T: Gimana caranya kodok nyebrang rel?
     J:  Biasalah... lompat-lompat.
     T: Kenapa lompat-lompat?
     J:  Karena kalo muter jauuuuh...
     T: Rambut putih namanya uban, rambut merah namanya pirang, kalo rambut hijau 
namanya apa?
     J:  Rambutan belum mateng.
     T: Kenapa sepatu superman warnanya merah?
     J:  Karena biar matching ama sayapnya.
     T: Kenapa celana dalam superman warnanya merah?
     J:  Bocor... karna lupa pake pembalut kali...
     T: Hewan apa yang namanya cuma 1 huruf?
     J:  i -kan?
     T: Hewan apa yang namanya 2 huruf?
     J:  u dan g.


5.  PANCASILO
     Tanggal tujuah baleh Mai 1998, diadokan upacaro bandero di Kampuang Nareh  
     Pariaman. Kapala Kampuang kabatulan pai dipanggi Camat, lalu inspektur upacaro 
     diganti samo Pak Datuak (ketua adat). Singkek carito, mako tibolah saat pembacaan 
     PANCASILO.
     Tanpa raso gugup Pak Datuak narimo teks pancasilo dari 
     ajudannyo lalu dengan lantang 
     Pak Datuak baco:
     " PANCASILO
       Ciek...!! BINTANG BASAGI LIMO...! (gambar bintang)
       Duo...!! RANTAI PANGIKEK JAWI..! (rantai pengikat 
       sapi, yakni gambar rantai )
      Tigo...!! POHON TAMPEK BATADUAH...! (pohon  tempat berteduh = gambar pohon beringin)
       Ampek...!! SANTAPAN DIHARI RAYO...! (hidangan lezat dihari raya = kepala banteng)
       Limo...!! MAKANAN JO PAMBALUIK LUKO..! "  (makanan & pembalut luka alias 
       gambar padi & kapas)
      
      Mako, tabalalaklah para pasarto upacaro sambil binguang. Tabukalah rahasio Pak 
      Datuak, ternyata Pak Datuak hanya baco gambar sajo, Pak Datuak rupanyo indak biso 
      baco... he he he... Carito ini awak tulih langsuang dari rakan awak nan indak biso awak 
      sabuikkan namonyo.

6.  GAJAH
     Tersebutlah seekor gajah besar dihampiri oleh seekor semut hitam. Semut itu lalu berjalan merayap menaiki tubuh gajah besar itu dan lalu mendekati lubang telinga si gajah. Beberapa saat setelah itu, si gajah pingsan. Kenapa? Ternyata apa yang dibisikkan oleh si semut itu begini, "Sayang, aku hamil, dan kamu bapaknya!"

7.  SIFAT ORANG BERDASARKAN KENTUT-NYA
     ORANG YANG TIDAK JUJUR: Orang yang kalau kentut nyalahin orang lain 
     ORANG GOBLOK: Orang yang menahan kentutnya ber jam-jam 
     ORANG YANG BERWAWASAN LUAS: Orang yang tahu kapan harus kentut
     ORANG SENGSARA: Orang yang mau kentut tapi nggak bisa
     ORANG MISTERIUS: Orang yang kalo kentut, orang laen nggak tau
     ORANG GUGUP: Orang yang tiba tiba menahan kentut nya saat kentut
     ORANG PEDE: Orang yang ngira kalo kentutnya wangi
     ORANG SADIS: Orang yang kalo abis kentut, kentutnya di kibaskan ke orang laen. 
     ORANG PEMALU: Orang yang kalo kentut nggak bunyi, tapi malu sendiri
     ORANG STRATEGIS: Orang yang menyembunyikan kentutnya dengan tertawa 
     terbahak-bahak
     ORANG BEGO: Orang yang habis kentut, menghirup nafas untuk mengganti kentutnya 
     yang keluar 
     ORANG PELIT: Orang yang kalo kentut dikit-dikit
     ORANG SOMBONG: Orang yang sering mencium kentutnya sendiri 
     ORANG RAMAH: Orang yang senang mencium kentut orang lain
     ORANG TIDAK SENANG BERGAUL: Orang yang kalo kentut sembunyi 
     ORANG AQUATIK: Orang yang suka kentut di dalam air
     ORANG PENDEKAR: Orang yang kalo kentut sambil mengeluarkan tenaga dalam
     ORANG JUJUR: Orang yang ngaku kalo habis kentut 
     ORANG PINTER: Orang yang bisa menandakan bau kentut orang lain
     ORANG SIAL: Orang lain yang kentut tapi selalu dia yang kena 
     ORANG MUSIK: Orang yang kentutnya berirama dangdut
     ORANG INTERNET: Orang yang bunyi kentutnya seperti bunyi modem 
     ORANG JOROK: Orang yang kentutnya disertai e'ek
     ORANG TENGIL: Orang yang kentut sambil ngupil 
     ORANG KERAS KEPALA: Orang yang langsung membalas setelah di kentuti kerabat 
     ORANG AMIT: Orang yang sehabis kentut lalu memasang muka & senyum imut
     ORANG NDABLEK (BRENGSEK): Orang yang mengentuti orang lain tepat di mukanya




...caught-up later for further jokes, anecdotes, humors, crazy little things called jesting...   ^_^

Labels: ,